Pembangunan Jalan di Papua

Raja Ampat (diambil dari indonesiarevive.com)

Papua adalah salah satu daerah Indonesia. Di daerah itu banyak sekali terdapat kekayaan alam. Sebut saja Raja Ampat, yang sangat indah dan bahkan diakui oleh masyarakat global.  Bagaimana dengan keadaan jalan di sana?? Pemerintah mulai membangun jalan raya untuk menghubungkan daerah yang terisolasi dan akan terus mempercepat pengembangan daerah itu, khususnya di bidang transportasi

Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat memprakarsai pembangunan jalan baru di Provinsi Papua dan Papua Barat sepanjang 1.500 kilometer. Pembangunan tersebut memperkuat jalur lintas Papua-Papua Barat.

Pembangunan itu dimulai Maret 2013 dan ditergetkan rampung pertengahan 2014. Anggota TNI akan dilibatkan dalam pembuatan jalan tersebut.

Asisten Ahli Kepala Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) Dodi Imam Hidayat, Rabu (16/1), di Jayapura, menjelaskan, pembangunan jalan ini bertujuan membuka isolasi wilayah Papua dan Papua Barat. Jika jalan selesai dibuat, antarwilayah di Papua dan Papua Barat diharapkan bisa saling terhubung sehingga ongkos ekonomi khususnya transportasi bisa ditekan. Buruknya infrastruktur di Papua dan Papua Barat menjadi salah satu sebab tingginya harga berbagai macam komoditas barang.

Pembangunan jalan ini melintas mulai dari Wasior di Papua Barat sampai Yahukimo di Papua. Lebar pembukaan jalan 16 meter, sedangkan badan jalan selebar 6 meter. ”Biaya yang diperlukan berkisar Rp 800 miliar sampai Rp 1,5 triliun. Seluruh biaya bersumber dari APBN,” ujar Dodi.

Ia menambahkan, panjang ruas jalan di seluruh wilayah Papua dan Papua Barat masih jauh dari memadai. Saat ini, ada sekitar 3.000 kilometer jalan yang menghubungkan berbagai wilayah di Papua dan Papua Barat. Sekitar 70 persen atau 2.100 kilometer jalan belum beraspal.

Jalan di Papua
Jalan di Papua(diambil dari http://www.umaginews.com)

Selain mempercepat pembangunan infrastruktur jalan, UP4B yang dibentuk Presiden akhir 2011 juga punya program percepatan pembangunan bandar udara. Sebanyak 35 landasan udara di Papua dan 14 di Papua Barat tengah dikembangkan. UP4B juga mendorong percepatan pembangunan 21 pelabuhan di seluruh wilayah Papua hingga 2014 sebelum masa tugas UP4B berakhir.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Papua Elia Loupatty mengatakan, apa yang diupayakan UP4B telah menolong Papua. ”Apa yang sebelumnya sulit diperoleh menjadi mudah,” kata Elia.

Kepala UP4B Bambang Darmono mengatakan, dalam proses pembangunan infrastruktur dasar itu, Kementerian Kehutanan turut mendukung. Dukungan itu antara lain berupa surat izin pemanfaatan Taman Nasional Lorentz untuk pembangunan jalan.

Salah satu ruas—sepanjang 140 kilometer—jaringan jalan yang akan dibangun di wilayah pegunungan tengah Papua melintasi taman nasional tersebut. Jaringan jalan itu akan terkoneksi dengan pelabuhan-pelabuhan laut dan sungai yang memperpendek distribusi.

Proyek lain yang tengah dikembangkan adalah pelabuhan sungai di Mumugu, Kabupaten Asmat. Pelabuhan itu akan menjadi salah satu titik logistik bahan bakar yang nantinya dikirim ke wilayah pegunungan seperti Yahukimo melalui jalur darat.

diambil dari http://cetak.kompas.com/read/2013/01/17/04235299/jalan.lintas.darat.buka.isolasi.papua

dengan perubahan seperlunya

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s